LAKSANAKAN SUPERVISI PEMBELAJARAN, TINGKATKAN PROFESIONALISME

Tri Tunggal Jaya, Banjar Margo — SMA Tunas Bangsa melaksanakan kegiatan supervisi pembelajaran bagi guru yang terjadwal mengajar pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat profesionalisme guru, serta mendorong terciptanya proses belajar mengajar yang semakin efektif dan bermakna bagi peserta didik.

Kegiatan supervisi dilaksanakan oleh Kepala SMA Tunas Bangsa, Muhammad Kholil Asidiki, S.E., M.Pd., Gr., dengan didampingi oleh Wakil Ketua Yayasan, Krisyadi, S.Pd. Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara profesional, tertib, dan berorientasi pada perbaikan mutu pembelajaran.

Rangkaian supervisi diawali dengan pengarahan kepada para guru. Dalam sesi ini, supervisi ditempatkan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan profesional, bukan semata-mata sebagai kegiatan penilaian. Selanjutnya, supervisi dilaksanakan melalui observasi langsung terhadap proses pembelajaran di kelas, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi dan pemberian umpan balik kepada guru.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah aspek menjadi perhatian, meliputi kelengkapan administrasi dan perangkat ajar, penguasaan materi, penggunaan metode dan strategi pembelajaran, pemanfaatan media dan teknologi informasi, keterlibatan peserta didik, pengelolaan kelas, serta penerapan penilaian dan penguatan karakter dalam pembelajaran.

Berdasarkan hasil pengamatan, hampir seluruh guru menunjukkan penguasaan materi yang baik dan telah menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi. Hal ini menjadi modal positif dalam mendukung pembelajaran yang aktif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Meskipun demikian, supervisi juga menemukan aspek yang masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam pengelolaan dan pengoptimalan kondisi kelas. Temuan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama agar guru dapat terus mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif, menjaga keterlibatan peserta didik, dan menciptakan suasana belajar yang kondusif.

Kepala SMA Tunas Bangsa, Muhammad Kholil Asidiki, menyampaikan bahwa capaian yang sudah baik hendaknya tidak membuat guru berhenti belajar dan berbenah. Menurutnya, profesionalisme seorang pendidik tidak hanya ditunjukkan melalui kemampuan menguasai materi, tetapi juga melalui kemauan untuk terus mengevaluasi diri dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Walaupun pembelajaran yang dilaksanakan sudah bagus, saya berharap Bapak dan Ibu guru tidak berhenti sampai di situ. Kita harus terus belajar, memperbaiki kekurangan, dan meningkatkan hal-hal yang sudah baik agar menjadi semakin baik. Dalam istilah Jawa, kita perlu terus nggayuh marang kasampurnaan—berusaha menuju kesempurnaan. Kesempurnaan mungkin sulit dicapai, tetapi semangat untuk terus memperbaiki diri harus selalu kita jaga,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa supervisi perlu dimaknai sebagai sarana refleksi dan pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Melalui evaluasi yang objektif, komunikasi yang terbuka, serta tindak lanjut yang terarah, setiap guru diharapkan dapat mengenali kekuatan dan aspek yang masih perlu dikembangkan dalam praktik pembelajarannya.

Kegiatan ini selanjutnya akan menjadi dasar bagi pembinaan dan tindak lanjut peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan SMA Tunas Bangsa. Dengan semangat kolaborasi dan perbaikan berkelanjutan, sekolah berharap kualitas pembelajaran semakin meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya visi sekolah, yaitu “Mewujudkan insan yang unggul, berkarakter, profesional dan religius.”

Melalui kegiatan supervisi ini, SMA Tunas Bangsa menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya mutu, memperkuat profesionalisme pendidik, dan menghadirkan pembelajaran yang semakin berkualitas demi perkembangan dan masa depan peserta didik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *