Tri Tunggal Jaya, Banjar Margo — Gugus Depan 0779–0780 Pangkalan SMA Tunas Bangsa di bawah binaan Satuan Komunitas (Sako) Sekawan Persada Nusantara sukses menyelenggarakan Perkemahan Sabtu Minggu (PERSAMI) yang dirangkai dengan Pelantikan Dewan Ambalan, Pelantikan Penegak Bantara, serta Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS)
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 3–4 Oktober 2026, bertempat di Bumi Perkemahan (Bumper) SMA Tunas Bangsa, Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.
Perkemahan secara resmi dibuka oleh Kamabigus SMA Tunas Bangsa, Kak Muhammad Kholil Asidiki, S.E., M.Pd., Gr., melalui upacara pembukaan yang berlangsung khidmat pada Sabtu siang.
Dalam amanatnya, Kamabigus menegaskan pentingnya kegiatan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda yang berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat cinta tanah air.
“LDKS dan pelantikan Bantara ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah kawah candradimuka untuk melahirkan pemimpin masa depan yang berjiwa persada, berakhlak luhur, dan siap mengabdi untuk bangsa,” tegas Kak Kholil.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kampung Tri Tunggal Jaya, Dewan Kerja Ranting (DKR) Kwaran Banjar Margo, Andalan Kwaran Banjar Margo, serta Dewan Ambalan dari beberapa pangkalan SMA/SMK se-Kwaran Banjar Margo.
Kegiatan diketuai oleh Kak Sriyanto, selaku Pembina Pramuka sekaligus Ketua Sako Cabang Tulang Bawang, dengan Kak Angelita sebagai sekretaris pelaksana.
Dalam keterangannya, Kak Sriyanto menyampaikan bahwa pelantikan Bantara bukan sekadar pergantian tanda pada seragam, melainkan simbol peningkatan tanggung jawab dan kesiapan seorang Pramuka Penegak untuk menjalankan tugas dengan lebih baik.
Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, panitia melibatkan 16 regu Penegak dengan persiapan yang dilakukan secara matang. Berbagai perlengkapan dan sarana kegiatan disiapkan, mulai dari menara bolak-balik, gapura, baliho, podium, hingga persiapan api unggun.
Untuk memperkuat wawasan kebangsaan, kedisiplinan, serta karakter peserta, panitia menghadirkan pemateri dari unsur TNI dan POLRI.
1. Serma Ngadino menyampaikan materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara. Dalam materinya, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menjaga persatuan, serta mewaspadai berbagai bentuk paham radikalisme di kalangan pelajar.

2. Aiptu Febrianto menyampaikan materi Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Kegiatan tersebut melatih kedisiplinan, kekompakan, ketepatan dalam mengikuti instruksi, serta membangun jiwa korsa di antara peserta.
Puncak kegiatan pada Sabtu malam berlangsung melalui Upacara Api Unggun yang berlangsung khidmat sekaligus meriah. Api unggun dinyalakan sebagai simbol semangat, persatuan, dan tekad yang diharapkan terus menyala dalam diri setiap peserta.
Kemeriahan semakin terasa dengan adanya pentas seni yang ditampilkan oleh Penegak Bantara yang baru dilantik. Berbagai penampilan kreatif disuguhkan untuk menghibur peserta dan tamu undangan.
Salah satu penampilan yang paling menarik perhatian adalah atraksi Pencak Silat PERSINAS ASAD yang dibawakan oleh Muhammad Fardan Firdaus, peraih Juara 1 Kejurda Pencak Silat Tingkat Kabupaten Tulang Bawang.
Dengan gerakan yang lincah, tegas, dan penuh tenaga, atraksi tersebut mendapat tepuk tangan meriah dari seluruh peserta dan tamu undangan.
Penampilan kemudian dilanjutkan dengan senam semaphore sebagai simulasi penyampaian informasi menggunakan sandi. Tak kalah menarik, anggota Bantara putra tampil gagah dan kompak melalui senam komando yang semakin menambah semarak suasana malam.
Selain rangkaian kegiatan tersebut, Pelantikan Dewan Ambalan Masa Bakti 2026/2027 serta penyematan Tanda Kecakapan Umum (TKU) Bantara kepada peserta didik yang telah menyelesaikan Syarat Kecakapan Umum (SKU) juga dilaksanakan secara khidmat.
Rangkaian kegiatan PERSAMI, Pelantikan Dewan Ambalan, Pelantikan Penegak Bantara, dan LDKS SMA Tunas Bangsa ditutup pada Minggu siang melalui upacara penutupan.
Sebagai bagian dari penutup kegiatan, peserta mengikuti pembacaan Sandi Ambalan serta melaksanakan bakti pembersihan lingkungan Bumi Perkemahan SMA Tunas Bangsa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran untuk menanamkan rasa tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat kebersamaan kepada seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, SMA Tunas Bangsa berharap para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman berkemah dan berorganisasi, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang disiplin, tangguh, berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap mengemban amanah dan berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Salam Pramuka!
